Pelajaran Berharga untuk Frank Lampard dari Jurgen Klopp Jelang Chelsea vs Wolves

Posted on

Pelajaran Berharga untuk Frank Lampard dari Jurgen Klopp Jelang Chelsea vs Wolves – Saat ini rupanya masih hangat diperbincangkan insiden adu mulut yang melibatkan Lampard dan asisten Klopp, Pep Lijnders, setelah wasit memberikan tendangan bebas kontroversial akibat pelanggaran kepada Sadio Mane dalam laga Liverpool versus Chelsea. Kemudian tendangan bebas tersebut sukses dieksekusi Trent Alexander-Arnold menjadi gol untuk keunggulan Liverpool menjadi 2-0. Saat itu sedikit ada kegaduhan suasana di bangku cadangan para pemain.

Pelajaran Berharga untuk Frank Lampard dari Jurgen Klopp Jelang Chelsea vs Wolves

Pelajaran Berharga untuk Frank Lampard dari Jurgen Klopp Jelang Chelsea vs Wolves

Puncaknya adalah pernyataan Frank Lampard di akhir laga dalam jumpa pewarta yang menyatakan bahwa Liverpool terlalu arogan. Inilah yang kemudian membuat Jurgen Klopp harus menanggapinya. Manajer Liverpool ini membalas kritik dari Frank Lampard tersebut dengan mengatakan bahwa “dia harus belajar”, sementara bos Chelsea mengakui sangat menyesali menggunakan bahasa yang tidak tepat saat itu.

Lampard sendiri mengaku tidak ada masalah dengan Klopp namun dia tidak suka dengan cara orang-orang di belakangnya – yang melewati batas. Itulah yang membuat dirinya gelisah. Seperti sudah kita ketahui dalam pertandingan yang menampilkan insiden pertikaian antara Lampard dan staf pelatih Liverpool, termasuk Klopp. Pernyataan Frank Lampard usai laga malam itu dalam acara jumpa pers bahwa Liverpool jangan terlalu sombong, perlu ditanggapi oleh Jurgen Klopp.

Klopp membalas balik kepada Lampard seperti dilansir Skysports. Anda tidak dapat memukul saya dengan sesuatu seperti itu karena kami tidak sombong. Bagi saya, ketika pertandingan usai, itu sepenuhnya berakhir. Saya telah mengatakan banyak di masa lalu karena itu adalah emosi murni. Kami tidak sombong. Kami cukup banyak kebalikan dari sombong.

Menjelang pertandingan terakhir Liverpool musim ini melawan Newcastle pada

Di saat seperti ini, bagaimana dengan semua argumen, jika kamu mengatakan sesuatu, kamu ingin menyakiti orang lain. Tetapi setelah peluit akhir tutup bukunya. Dia tidak melakukan itu dan itu yang tidak kusukai.” Kata Klopp dilansir Sky Sports. Klopp bisa memakluminya karena Lampard datang ke Anfield untuk memenangkan pertandingan atau mendapatkan poin. Mereka sedang berupaya mendapatkan tiket tersisa zona Liga Champions.

Bagaimanapun Klopp tetap sangat menghormati Lampard. Jurgen Klopp juga menganggap bahwa Lampard adalah pelatih muda yang harus terus banyak belajar. Namun yang harus dia pelajari adalah bagaimana menyelesaikan laga itu dengan kemenangan sebelum peluit akhir dan dia tidak mampu melakukannya. Frank Lampard sangat jelas dalam suasana tekanan yang sangat kompetitif. Malam itu dia sangat butuh poin untuk mengamankan tiket Liga Champions. Karena laga terakhir melawan Wolve bukan sembarang laga biasa.

Mungkin yang paling bijak bagi Lampard saat ini mempersiapkan skuadnya sebaik mungkin. Chelsea harus berjuang dalam menghadapi laga kunci yang terakhir di Stamford Bridge pada Minggu nanti. Mereka sebenarnya cukup bermain draw melawan Wolverhampton sudah memastikan lolos ke Liga Champions. Dengan menambah 1 poin maka Chelsea mengumpulkan 64 poin tanpa tergantung hasil Leicester dan Manchester United dalam laga lainnya.

Bukan hal yang mudah menghadapi Wolves namun bukan hal yang sulit untuk meraih satu poin ketika Chelsea bermain di Stamford Bridge. Bahkan kemenangan bukan hal yang mustahil jika mereka kembali mampu bermain dengan fokus dan semangat tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *