Luke Shaw Ingin Premier League 2019/20 Ditiadakan, Bagaimana dengan Liverpool?

Posted on

Wawasan Premier League diteruskan kembali lagi, walau belum tahu kapan, kelihatannya tidak disetujui oleh Luke Shaw. Bek Manchester United itu justru menjelaskan jika musim 2019/20 semestinya ditiadakan.

Musim 2019/20 Premier League sebetulnya tinggal tersisa sembilan laga lagi. Dua salah satunya dapat membuat Liverpool keluar untuk juara bila sukses mencetak kemenangan.

Sayangnya, pertandingan harus alami penangguhan.

Langkah ini diambil mengejar epidemi virus Corona yang menempa Inggris dan beberapa negara yang lain. Premier League juga bukan salah satu tempat yang dipending.

Pelaksana awalannya cuma tunda pertandingan sampai awal April, yang selanjutnya diundur selama bulan Mei. Serta paling akhir, mereka memberitahukan jika Premier League dipending sampai waktu yang belum dipastikan.

Luke Shaw: Bubarkan Premier League

Walau begitu, Premier League kelihatannya masih tetap diteruskan. Ditambah lagi sesudah UEFA keluarkan intimidasi larangan tampil di panggung Eropa buat club dari liga yang musimnya disetop dengan cara awal.

Dari wawasan yang tersebar, diketahui jika pelaksana ingin mengadakan laga walau epidemi Covid-19 ini belum usai. Tentunya dengan pola dari balik pintu tertutup alias tanpa ada kedatangan pemirsa.

Pola itu pernah dilaksanakan panggung sepakbola di Italia, Serie A, sebelum sah dipending. Pelaksana lalu dinilai sebab mengadakan pertandingan ditengah-tengah saat-saat saat ini dapat meneror kesehatan beberapa pemain.

Serta Luke Shaw juga terlihat tidak sepakat dengan pilihan yang sedang diperhitungkan Premier League. “Bubarkan serta mulai lagi dari pertama. Bila kami tidak dapat meneruskan, lebih bagus ditiadakan, ” katanya dalam pertandingan FIFA Combat Corona Twitch.

Sedang Jadi Masalah

Pembicaraan tentang penghapusan musim 2019/20 Premier League sendiri sedang jadi masalah di tengahnya warga. Sekarang, Liverpool sedang menempati pucuk klassemen dengan keunggulan 25 point atas Manchester City.

Club bimbingan Jurgen Klopp itu cuma memerlukan enam point lagi untuk memperoleh piala yang telah diidam-idamkan semenjak 30 tahun kemarin. Bila musim 2019/20 harus ditiadakan, karena itu Liverpool tidak dapat menjadi juara.

Ide penghapusan pertandingan sendiri diawali oleh salah satunya pejabat West Ham United. Dia lalu jadi bulan-bulanan kritikan karena pengakuan itu. Beberapa legenda the Reds juga turut mengkritiknya.

Tetapi cukup banyak dari publik yang memandang jika pilihan itu ialah yang paling baik. Dengan begitu, team yang ada di zone kemunduran tak perlu cemas serta dapat berperan serta di Premier League musim depan.

Sembilan laga benar-benar bermakna. Norwich City, Bournemouth, serta Aston Villa dapat coba keberuntungan untuk naik ke tempat yang lebih bagus. Apabila Premier League sampai dihentikan, bukan ditiadakan, karena itu mereka pastinya harus turun ke divisi Championship.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *