Digebuk Manchester City 0-4 Nasib Liverpool Mirip Arsenal Tahun 1998

Posted on

Digebuk Manchester City 0-4 Nasib Liverpool Mirip Arsenal Tahun 1998 – Aneh. Tidak seperti biasanya Liverpool kalah. Ini adalah kedua kalinya Liverpool keok di Liga Inggris musim ini. Keempat gol City itu masing-masing diciptakan oleh Phil Foden, Raheem Sterling, dan Alex Oxlade-chamberlain. City unggul 1-0 di menit ke 24 lewat sepakan dua belas pas yang dieksekusi oleh Kevin de Bruyne. Penalti diberikan karena Raheem Sterling dilanggar Joe Gomes di kotak terlarang.

Digebuk Manchester City 0-4 Nasib Liverpool Mirip Arsenal Tahun 1998

Hingga jeda babak pertama, City unggul 3-0. Dua gol lainnya diciptakan oleh Phil Foden di 45+. Dan Raheem Sterling di menit ke 35. Gol keempat terjadi di menit ke 66 lewat gol bunuh diri Alex Oxlade-chamberlain. Kekalahan, tidak mempengaruhi Liverpool juara.

Tidak ada yang mengira pertahanan Liverpool begitu rapuh, mereka dengan mudah dicecar oleh para pemain The Citizens. Setidaknya ada dua pemain dan mantan pemain yang mengomentari kekalahan yang “aneh” itu. Keduanya, Cesc Fabregas, gelandang asal Spanyol, dan Gary Neville, mantan bek Manchester United, senada mengatakan kalau para pemain Liverpool itu mabuk pesta.

Mereka pesta tanpa tidur selama tiga hari terakhir

Ada yang menarik dari kekalahan juara Premier League ini. Peristiwanya sangat mirip dengan kejadian 22 tahun lalu. Melibatkan Liverpool juga. Pada laga pertama setelah Arsenal mendapatkan kepastian juara Liga Inggris, musim 1997-1998. Tim yang dijuluki The Gunners itu juga kalah 0-4 melawan Liverpool di Anfield Stadium, 6 Mei 1998.

Para punggawa Liverpool yang merobek gawang Arsenal itu adalah Oyvind Leonhardsen, Michael Owen, dan 2 gol Paul Ince. Arsenal waktu itu masih di bawah pelatih Arsene Wenger. Pada laga selanjutnya setelah itu, Arsenal juga kalah 0-1 dari Aston Villa. Kepastian juara The Gunners waktu itu setelah mereka mengalahkan Everton dengan skor 4-0.

Yang patut dipertanyakan mengapa penampilan mereka jeblok sesudah pasti juara, mengalami dua kali kekalahan beruntun. Para analis mengatakan hal tersebut dikarenakan Arsene Wenger memilih opsi untuk merehatkan para pemain pilarnya untuk menghimpun tenaga menghadapi FA Cup 1997-1998.

Taktik Arsene Wenger ternyata berhasil. Pada 16 Mei 1998 The Gunners sukses menundukkan Newcastle United di partai puncak Piala FA dengan skor 2-0. Dengan kesahihan strategi Wenger itu, Arsenal berhasil mengawinkan dua piala sekaligus. Liga Inggris dan Piala FA!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *