Arsenal Sama seperti yang Kita Mengenal: Kalah, Bek Blunder, serta Masalah Absennya Mesut Ozil

Posted on

Arsenal Sama seperti yang Kita Mengenal: Kalah, Bek Blunder, serta Masalah Absennya Mesut Ozil. Sesudah tiga bulan tidak bermain sepak bola, Arsenal rupanya belum beralih. Pada laga pertama mereka, Kamis (18/6/2020) pagi hari WIB, mengunjungi Manchester City, The Gunners menyerah 3 gol tanpa ada balas.

Kekalahan ini memperjelas jika interval tiga bulan tidak berefek positif buat Arsenal. Permasalahan mereka masih sama, Mikel Arteta masih kesusahan, serta saat ini harus berupaya bangun. Betul, menang-kalah adalah hal biasa, tetapi langkah Arsenal kalah kesempatan ini tidak dapat dimaafkan dengan gampang. Skenarionya sama juga dengan performa jelek awalnya: bek yang tampil jelek serta blunder.

Persisnya, ada 3 hal yang membuat Arsenal ‘mudah dikenali’ di keadaan new normal ini. Baca sedetailnya berikut ini ya, Bolaneters!

Kalah Lagi

Sebelum sepak vola disetop sesaat pada Maret 2020 lalu, sebetulnya Arsenal mulai memperlihatkan pertanda positif. Walau tersisih dari Liga Europa, Arteta perlahan dapat kembalikan jati diri club.

Sayangnya, perubahan itu berhenti demikian saja, Arsenal kembali lagi mundur langkah-langkah. Kekalahan ini ialah bukti, yang memperingatkan fans Arsenal pada mimpi jelek mereka. Skenarionya sama. Arsenal mengawali secara baik, pernah memberikan keinginan, lalu bek mereka membuat kekeliruan serta berbuntut kecolongan.

Sesudahnya, permainan Arsenal jadi kacau serta pada akhirnya kalah. Classic The Gunners.

Blunder Bek

David Luiz, nama yang kemungkinan tetap akan dibahas seminggu ke depan. Kemungkinan Arsenal saat ini menyesali ketetapan mereka datangkan bek senior Brasil itu.

Luiz membuat tiga kekeliruan fatal yang berbuntut pada dua kecolongan Arsenal. Untuk gol pertama, ia jelas tidak berhasil jaga Raheem Sterling. Lalu untuk gol ke-2, Luiz jatuhkan Mahrez di kotak penalti, diberi hukuman kartu merah, serta Arsenal juga kecolongan lagi.

Ini bukanlah kali pertamanya Arsenal dirugikan bek. Musim ini saja Luiz telah 4x memberi penalti pada musuh. Belum juga hitung blunder bek-bek lain seperti Sokratis serta Mustafi.

Ozil Mangkir

Bukan Arsenal bila tidak terganggu masalah Mesut Ozil. Musim ini, entahlah berapakah kali kabar masalah absenya Ozil mengganggu fokus si pelatih. Setiap saat Ozil tidak bermain, entahlah kenapa, pelatih Arsenal dipandang seolah-olah membuat kekeliruan. Unai Emery sempat jadi korban, saat ini Mikel Arteta juga hadapi permasalahan yang sama.

Absennya Ozil seolah-olah jadi dosa besar. Ozil dipandang seperti pemain paling baik The Gunners, karenanya tidak memainkannya dipandang seperti satu kekeliruan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *